5 Kesalahan UMKM saat Bikin Website Sendiri
Website builder gratis memang menggiurkan — tinggal drag and drop, kelihatannya gampang. Tapi banyak UMKM yang setelah coba sendiri, hasilnya malah tidak efektif dan akhirnya ditinggal begitu saja. Berikut 5 kesalahan paling umum yang sering terjadi.
Pakai Template Generik Tanpa Disesuaikan
Template bawaan yang sama dipakai ribuan orang lain, kadang tidak diubah sama sekali. Hasilnya website usaha Anda kelihatan sama persis dengan website usaha lain, tidak ada ciri khas yang membedakan brand Anda.
Lupa Pasang Tombol WhatsApp yang Jelas
Ini krusial — kalau calon pelanggan sudah tertarik tapi tidak menemukan cara cepat untuk kontak Anda, mereka bisa langsung pergi. Tombol WA harus terlihat jelas, bukan disembunyikan di halaman kontak yang jauh.
Tidak Mobile Friendly
Lebih dari 90% pengunjung website UMKM buka lewat HP. Kalau tampilan website berantakan di layar kecil — tulisan kepotong, tombol kekecilan — pengunjung akan langsung tutup tab.
Terlalu Banyak Elemen, Loading Jadi Lambat
Semangat menambahkan animasi, gambar besar, atau widget macam-macam kadang malah bikin website jadi berat dan lambat dibuka — pengunjung keburu tidak sabar sebelum sempat lihat isinya.
Tidak Pernah Di-update Lagi Setelah Jadi
Semangat di awal, tapi setelah jadi jarang dibuka lagi. Info jadi basi, produk baru tidak masuk, dan lama-lama website jadi tidak relevan dengan kondisi usaha yang sebenarnya.
Mau Belajar Bikin Website Sendiri?
Daripada trial-error sendiri, kenapa nggak belajar sistematis? Oknova Academy ajarkan cara bikin website UMKM yang benar dari nol, langsung praktik.
Serahkan Saja ke yang Sudah Berpengalaman
Fokus jualan, biar OKNOVA Studio yang urus desain, mobile-friendly, sampai optimasi loading-nya.
Chat WhatsApp Sekarang